Fitur Android yang Jarang Digunakan
Pengguna Android bisa dengan mudah menemukan ribuan aplikasi unik dan keren di Google Play Store. Karena tergantung dengan keberadaan aplikasi pihak ketiga, beberapa fitur smartphone yang ada jadi jarang digunakan. Seperti beberapa fitur berikut:
1. Enkripsi
Android dinilai rawan di segi keamanan. Namun meski dinilai kurang aman, smartphone Android sudah dibekali dengan beragam metode keamanan yang akan membuat penggunanya tetap nyaman dan aman. Salah satu fitur pendukung keamanan yang dibawa Android adalah Enkripsi.

Meski fiturnya sangat bermanfaat untuk berjaga-jaga jika smartphone dicuri, tapi saat enkripsi dilakukan ada beberapa kelemahan. Smartphone yang dienkripsi performanya jadi lemot karena setiap proses pembacaan datanya harus menembus lapis enkripsi. Enkripsi Android hanya satu arah, jadi tidak bisa diubah jadi data normal lagi. Dengan kelemahannya itu, maka wajar jika fitur enkripsi di Android jarang digunakan.
2. Live Wallpapaper
Mau smartphone yang menggunakan ROM AOSP atau ROM custom vendor, semuanya telah mendukung Live Wallpaper. Dnegan menggunakan live wallpaper, tampilan Android kamu jadi terlihat lebih hidup dan tidak membosankan. Namun karena berakibat pada cepat habisnya baterai smartphone, maka fitur ini jadi jarang digunakan.

Alih-alih menggunakan live wallpaper, pengguna smartphone lebih suka menggunakan wallpaper statis yang menarik. Kamu bisa menemukan beragam wallpaper menarik di aplikasi penyedia wallpaper seperti Wallz.
3. Multi User
Sejak diperkenalkan Android Lollipop, pengguna Android jadi bisa mengguna mode Multi User pada smartphonenya. Dengan fitur ini pengguna Android jadi bisa membuat mode khusus untuk pribadi dan untuk orang lain (guest mode). Nantinya semua aplikasi yang ada di mode pribadi tidak akan nampak di guest mode, begitu juga sebaliknya.

Namun fitur ini jarang digunakan oleh pengguna smartphone Android. Alih-alih mengaktifkan Multi User, banyak pengguna smartphone lebih memilih untuk tidak meminjamkan smartphonenya pada orang lain.
4. Smart Lock
Bukan hanya Multi User, Android Lollipop juga dibekali dengan fitur Smart Lock. Sesuai namanya, fitur ini akan dengan pintar menyesuaikan kapan dan dimana smartphone kita akan terkunci. Jika diaktifkan, kamu bisa otomatis menon-aktifkan kunci smartphone saat di rumah, saat dekat dengan smartwatch, atau saat digenggam, bahkan hanya dengan mengucapkan "OK Google".

Di balik segala kelebihan dari fitur Smart Lock, pengguna Android lebih memilih untuk meng-install aplikasi pengunci layar, seperti Hi Locker atau DroidLock. Padahal jika mau sedikit meluangkan waktu untuk mengaktifkan Smart Lock, kamu akan jadi lebih mudah dan aman. Lebih lengkap tentang fitur ini bisa kamu baca di artikel Cara Mengamankan Android Tanpa Aplikasi Tambahan.
5. NFC

Near Field Communication (NFC) adalah metode transfer data yang intinya menciptakan komunikasi antar dua perangkat dengan cara menyinggungkan atau mendekatkan dua perangkat pada jarak tertentu. Cara ini biasa digunakan untuk metode pembayaran di kartu kredit atau debit, serta kartu akses lainnya. Di smartphone NFC digunakan untuk transfer file dengan cepat, musik atau gambar. Hanya saja karena masih sedikit smartphone yang menggunakan NFC, maka fitur ini pun jadi jarang digunakan.
6. Radio FM

Di era Internet of Things, masih ada vendor yang menyediakan fitur Radio FM pada smartphone buatannya. Padahal sekarang Radio FM sudah jarang digunakan karena tergeser oleh layanan music streaming seperti JOOX atau Spotify.
7. Print
Sama seperti Smart Lock dan Multi user, Print juga merupakan fitur yang dibekalkan Google di Android Lollipop. Print memungkinkan kamu untuk melihat dan mencetak dokumen langsung dari smartphone ke printer saat berada di jaringan WiFi yang sama. Jadi gak perlu lagi ribet-ribet pindah dari smartphone ke komputer saat ingin cetak dokumen PDF.

Meski terbilang mudah untuk menggunakannya, namun karena harus berada dalam jaringan yang sama, membuat fitur Print di Android jarang digunakan. Toh sekarang semua serba paper-less kan? Jadi daripada nge-print, mending kirim via email.
8. Face Unlock

Bagi pengguna Android Kitkat, pasti akrab dengan fitur Face Unlock. Namun di Android Lollipop, Face Unlock lebih dikenal sebagai Trusted Face, merangkap dengan Smart Lock. Dengan fitur ini, smartphone kamu akan dibuka hanya jika mengenali wajahmu saja. Fitur ini jarang digunakan karena dinilai tidak efisien saat kondisi pencahayaan kurang memadai.
Itu dia beberapa fitur Android yang jarang digunakan oleh penggunanya. Apa kamu punya fitur Android lain yang juga jarang digunakan? Share yuk di kolom komentar!
0 komentar